Kalau lagi mikir beli rumah lewat KPR subsidi, pasti yang pertama kepikiran tuh: cicilannya berapa per bulan? Nah, biar bisa planning keuangan jangka panjang, penting banget tahu perkiraan cicilan ini. Besarnya cicilan tergantung harga rumah subsidi di tiap daerah, uang muka (DP), bunga, sama tenor pinjaman.

Sekarang pemerintah udah ngatur harga rumah subsidi lewat aturan PUPR terbaru. DP minimal 5% dari harga rumah, bunga fix 5% sepanjang tenor, dan tenor bisa pilih 15 atau 20 tahun. BTN juga punya kalkulator KPR online buat simulasi, tapi inget, hasilnya cuma gambaran kasar, bisa beda pas real deal di bank.

Simulasi Cicilan KPR Subsidi 15 Tahun

  • Rumah Rp 166 juta (Jawa luar Jabodetabek & sebagian Sumatera), DP 5%, cicilan sekitar Rp 1,26 juta/bulan.
  • Rumah Rp 173 juta (Sulawesi, Bangka Belitung, Mentawai, Kep. Riau kecuali Anambas), cicilannya Rp 1,31 juta/bulan.
  • Rumah Rp 182 juta (Kalimantan kecuali Murung Raya & Mahakam Ulu), cicilan Rp 1,38 juta/bulan.
  • Rumah Rp 185 juta (Jabodetabek, Bali, NTT, Maluku, dll.), cicilannya Rp 1,41 juta/bulan.
  • Rumah Rp 240 juta (Papua dan sekitarnya), cicilan Rp 1,83 juta/bulan.

Simulasi Cicilan KPR Subsidi 20 Tahun

  • Rumah Rp 166 juta, cicilan jadi lebih ringan Rp 1,05 juta/bulan.
  • Rumah Rp 173 juta, cicilan Rp 1,09 juta/bulan.
  • Rumah Rp 182 juta, cicilan Rp 1,15 juta/bulan.
  • Rumah Rp 185 juta, cicilan Rp 1,17 juta/bulan.
  • Rumah Rp 240 juta, cicilan Rp 1,52 juta/bulan.

Dari simulasi ini jelas, tenor panjang bikin cicilan bulanan lebih kecil, tapi total yang dibayar malah lebih besar karena bunga jalan terus. Jadi pilihan balik lagi ke kebutuhan dan kemampuan masing-masing. Kalau mau lunas lebih cepat, tenor 15 tahun cocok. Tapi kalau penghasilan pas-pasan dan butuh cicilan lebih ringan, 20 tahun bisa jadi opsi aman.

Intinya, program KPR subsidi ini memang dibuat supaya masyarakat lebih gampang punya rumah dengan cicilan terjangkau. Tinggal pinter-pinter aja hitung kemampuan bayar bulanan. Jangan cuma mikirin bisa dapet rumah, tapi juga harus realistis sama kondisi keuangan biar gak keteteran di tengah jalan.

Disadur dari kompas.com


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× #WAAjaDulu