Buat banyak orang, punya rumah sendiri masih terasa kayak mimpi yang sulit untuk tercapai, kek mustahil gitu. Tapi lewat skema rumah subsidi, mimpi itu sebenarnya bisa dicicil pelan-pelan, bahkan sampai 20 tahun.

Program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan atau FLPP memang dirancang khusus buat Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) supaya bisa punya rumah yang layak huni tanpa harus keteteran bayar cicilan.

Salah satu keunggulan FLPP ada di tenor yang panjang dan bunga tetap. Artinya, cicilan per bulan relatif stabil dari awal sampai lunas. Menurut BP Tapera, tenor paling panjang untuk rumah subsidi bisa sampai 20 tahun.

Dengan skema ini, rata-rata cicilan bulanan berada di kisaran Rp1,2 juta, tergantung lokasi rumah yang dibeli. Jadi, makin jauh dari pusat kota atau masuk zona harga lebih rendah, biasanya cicilannya juga lebih ringan.

Besaran cicilan ini tentu nggak muncul begitu saja. Simulasinya sangat bergantung pada harga rumah subsidi di masing-masing wilayah. Pemerintah sudah mengatur batas harga maksimal rumah subsidi lewat aturan Kementerian PUPR. Kalau aturan terbaru belum keluar, acuan harga masih pakai ketentuan sebelumnya.

Berapa Harga Rumah Subsidi?

Untuk tahun 2025, harga rumah subsidi dibedakan berdasarkan zona wilayah. Di Pulau Jawa (di luar Jabodetabek) dan sebagian besar Sumatera, harga maksimalnya Rp166 juta. Di Kalimantan, kecuali beberapa kabupaten tertentu, batasnya Rp182 juta. Wilayah Sulawesi, Bangka Belitung, Kepulauan Mentawai, dan Kepulauan Riau berada di kisaran Rp173 juta.

Sementara itu, daerah seperti Jabodetabek, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, Maluku Utara, serta beberapa wilayah khusus di Kalimantan punya batas harga lebih tinggi, yaitu Rp185 juta. Untuk wilayah Papua dan sekitarnya, harga maksimal rumah subsidi bahkan bisa mencapai Rp240 juta, menyesuaikan kondisi geografis dan biaya pembangunan.

Dengan tenor sampai 20 tahun dan cicilan yang relatif terjangkau, rumah subsidi lewat FLPP jadi opsi realistis buat banyak pekerja. Kuncinya ada di perencanaan: tahu batas kemampuan bayar, pilih lokasi yang sesuai, dan manfaatkan tenor panjang supaya cicilan tetap aman di kantong.

Disadur dari kompas.com


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× #WAAjaDulu