Tak lama lagi para mahasiswi di Universitas Muhammadiyah Buton di Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara dapat menikmati tinggal di rumah susun (rusun) yang didirikan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Groundbreaking atau peletakan batu pertama atas rusun bagi mahasiswi Universitas Muhammadiyah Buton telah dilaksanakan pada Senin (23/1/2023) kemarin.

Rusun senilai Rp 15,17 miliar tersebut terdiri dari satu tower dengan tinggi tiga lantai, terdapat 43 unit hunian tipe 24, serta dua ruang serbaguna yang mampu menampung sebanyak 168 mahasiswa.

Iwan Suprijanto selaku Direktur Jenderal (Dirjen) Perumahan Kementerian PUPR menyebutkan, rusun untuk asrama di perguruan tinggi merupakan upaya pemerintah untuk melatih para mahasiswa agar terbiasa tinggal di hunian vertikal.

“Selain itu, kami juga ingin perguruan tinggi di daerah bisa meningkatkan kualitas pendidikannya,” jekas dia dilansir dalam rilis, Senin (23/1/2023).

Tak hanya itu, dengan kehadiran rusun tersebut Iwan juga berharap dapat mencetak mahasiswa yang cerdas dari sisi akademik maupun spiritual.

Sehingga, dapat memberikan dampak positif pada Kota Baubau secara khusus. Tak hanya itu, juga memberikan kontribusinya bagi bangsa dan negara dan berkiprah secara internasional.

Iskandar Ismail selaku Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sulawesi III Ditjen Perumahan Kementerian PUPR menjelaskan, lokasi pembangunan rusun berlokasi di KM 5 Kelurahan Kadolokatapi, Kota Baubau. Sedangkan proses konstruksi rusun direncanakan kurang lebih 10 bulan usai peletakan batu pertama terlaksana.

“Kami juga akan melengkapi rusun tersebut dengan meubelair berupa ranjang tidur, lemari, kursi dan meja belajar,” ucap Iskandar.

Harapannya, para mahasiswi dapat belajar dengan tenang sehingga mampu mendongkrak nilai belajar mereka.

“Kami mohon doa dan dukungannya agar rusun dapat dibangun tepat waktu dan segera dimanfaatkan,” imbuhya.

Sedangkan Dr. Waode Al Zarliani, SP.,MM selaku Rektor Universitas Muhammadiyah Buton menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kementerian PUPR atas bantuan tersebut.

”Akhirnya pembangunan Rusun dapat terealisasi di lapangan. Rusun ini nantinya akan diperuntukkan bagi mahasiswi,” tandasnya.
Disadur dari kompas.com

Leave A Reply