Aktris Andhara Early belakangan ini jadi perhatian publik gara-gara cerita pengalaman nyicil Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Dia bilang, bareng suaminya udah bayar cicilan 8 tahun dari total 20 tahun tenor.
Pas pandemi Covid-19 datang dan mereka kehilangan kerjaan, Andhara kepikiran buat nurunin cicilan bulanan. Dia pun nanya ke bank berapa sisa tagihan untuk 12 tahun ke depan. Jawabannya bikin kaget — jumlahnya hampir sama kayak pinjaman awal!
Barulah dia sadar, ternyata selama 8 tahun itu hampir semua cicilan yang dibayar cuma buat nutup bunga, bukan ngurangin pokok utang.
Beda Bunga Flat sama Bunga Efektif
Ekonom Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin, jelasin kalau ini ada hubungannya sama cara ngitung bunga KPR. Di Indonesia, mayoritas bank pakai bunga efektif, walau ada juga yang pakai bunga flat.
Bunga flat dihitung dari pokok pinjaman awal, jadi proporsi bayar bunga dan pokok tiap bulannya tetap dari awal sampai akhir. Sementara bunga efektif dihitung dari sisa pokok utang saat itu. Artinya, di awal-awal cicilan, porsi bunga jauh lebih besar, sedangkan pokok utang berkurang sedikit banget. Baru mendekati akhir tenor, porsi buat pokoknya mulai gede.
Menurut Wijayanto, wajar kalau setelah 8 tahun pokok utang Andhara masih tinggi karena dia pakai bunga efektif. Dan ternyata, kasus kayak gini juga dialamin banyak orang.
Walau bunga flat kelihatan simpel dan stabil, nggak selalu lebih ringan. Contohnya, bunga flat 7% bisa setara sama bunga efektif 11%, jadi cicilannya malah berasa lebih berat. Grafik perbandingan pun nunjukin kalau bunga flat bikin pokok utang turun lebih cepat dibanding bunga efektif.
Wijayanto ngingetin, sebelum ambil KPR, calon debitur harus ngerti gimana profil pembayaran bunga dan pokoknya, jangan cuma lihat angka bunganya aja. Plus, pikirin juga risiko dan biaya kalau mau lunasin KPR lebih cepat.
Dia juga nyentil bank yang seringnya cuma fokus jual produk, bukan ngejelasin detail ke nasabah. Makanya, literasi soal KPR itu penting biar nggak kaget kayak Andhara, dan bisa ambil keputusan finansial yang lebih bijak.
Disadur dari kompas.com
0 Comments