Sertifikat tanah sekarang mulai masuk babak baru. Kalau dulu identik dengan dokumen fisik berupa lembaran kertas, kini sertifikat tanah juga hadir dalam format elektronik. Perubahan ini bukan sekadar memindahkan dokumen ke bentuk digital, tetapi juga membawa sistem penomoran yang berbeda.

Buat pemilik tanah, perubahan ini penting dipahami supaya tidak bingung ketika nomor pada Sertifikat Elektronik ternyata berbeda dengan sertifikat fisik.

Dulu Ada Dua Nomor, Sekarang Jadi Satu

Pada sertifikat tanah analog, satu bidang tanah biasanya memiliki dua identitas, yakni Nomor Induk Bidang (NIB) yang terdiri dari 13 digit dan Nomor Hak sebanyak 14 digit.

Dalam Sertifikat Elektronik, sistem tersebut disederhanakan. Direktur Pengaturan Pendaftaran Tanah dan Ruang, PPAT dan Mitra Kerja Kementerian ATR/BPN, Ana Anida, menjelaskan bahwa Sertifikat Elektronik menggunakan satu identitas bernama Nomor Identifikasi Bidang Elektronik atau NIB-El.

Nomor ini terdiri dari 14 digit yang bukan sekadar angka acak. Di dalamnya terdapat informasi mengenai lokasi dan posisi bidang tanah.

Cara Membaca 14 Digit NIB-El

Empat belas digit tersebut punya fungsi masing-masing. Dua digit pertama menunjukkan provinsi. Dua digit berikutnya menunjukkan kabupaten atau kota.

Setelah itu, ada sembilan digit yang menjadi nomor unik bidang tanah. Bagian ini berfungsi membedakan satu bidang dengan bidang lainnya.

Nah, satu digit terakhir juga punya arti khusus. Angka tersebut menunjukkan posisi vertikal bidang tanah.

Angka Terakhir Punya Arti

Digit terakhir NIB-El berada dalam rentang 0 sampai 6. Angka 0 menunjukkan tanah di permukaan. Angka 1 menandakan ruang di atas tanah, sedangkan angka 2 menunjukkan ruang di bawah permukaan.

Untuk rumah susun, angka 3 digunakan sebagai penanda unit hunian. Sementara angka 4 menunjukkan bidang di atas permukaan tanah, dan angka 5 serta 6 berkaitan dengan ruang atas dan bawah tanah.

Jadi, sistem ini menunjukkan bahwa bidang tanah dalam administrasi modern tidak selalu sekadar permukaan tanah yang datar. Ada pula ruang yang berada di atas, bawah, atau dalam bangunan bertingkat.

Bisa Dicek dari Sertifikat dan Aplikasi

Buat pemilik tanah, NIB-El menjadi identitas penting karena membantu setiap bidang memiliki penanda yang jelas dalam sistem administrasi pertanahan.

Enggak perlu repot datang ke kantor pertanahan hanya untuk mengecek nomornya. NIB-El tercantum di halaman depan Sertifikat Elektronik dan bisa diakses melalui aplikasi Sentuh Tanahku.

Era Sertifikat Tanah Makin Digital

Perubahan dari sertifikat fisik ke elektronik bukan cuma soal mengganti kertas menjadi file digital. Sistem ini juga diarahkan untuk membuat administrasi pertanahan lebih terintegrasi dan setiap bidang tanah memiliki identitas yang jelas.

Jadi, kalau nanti melihat nomor Sertifikat Elektronik berbeda dengan sertifikat fisik, enggak perlu langsung panik. Sistem penomorannya memang sudah berubah. Yang penting, pahami NIB-El dan pastikan data bidang tanah sesuai dengan dokumen serta informasi resmi yang dimiliki.

Disadur dari kompas.com & detik.com


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *