Memilih lantai rumah jangan cuma terpaku pada warna dan motif yang kelihatan cakep. Apalagi kalau lantainya bakal dipasang di area yang sering kena air. Faktor keamanan dan karakter permukaan juga wajib masuk pertimbangan.

Kamar mandi, teras, balkon, taman, sampai area sekitar kolam renang punya kondisi yang berbeda dari ruangan kering. Saat terkena air, permukaan lantai bisa menjadi lebih licin. Salah pilih material, risiko terpeleset pun bisa meningkat.

Cek Karakter Permukaannya

Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah daya cengkeram permukaan lantai. Untuk area basah, idealnya material tetap memberikan grip saat terkena air.

Selama ini, lantai anti-slip sering dianggap harus punya tekstur kasar. Padahal, permukaan yang lebih halus juga bisa dirancang tetap memiliki daya cengkeram ketika basah.

Artinya, lantai aman nggak selalu harus terasa seperti permukaan kasar saat diinjak.

Jangan Cuma Lihat Tekstur

Permukaan kasar memang bukan satu-satunya patokan. Kenyamanan saat diinjak dan kesesuaian dengan konsep rumah juga perlu dipikirkan.

Salah satu contoh material yang ditawarkan untuk kebutuhan ini adalah Titanium STEP SAFE dari PT Surya Multi Cemerlang. Material tersebut menggunakan teknologi permukaan anti-slip R12 yang diklaim tetap terasa halus, tetapi lebih kesat ketika terkena air.

Menurut Direktur Marketing PT Surya Multi Cemerlang Jali Wijaya, material tersebut ditujukan untuk menggabungkan aspek keamanan dengan tampilan yang tetap estetis.

Sesuaikan dengan Lokasinya

Jangan menyamaratakan semua area basah. Kamar mandi tentu punya kondisi berbeda dibandingkan teras atau balkon. Area taman dan sekitar kolam renang juga memiliki kebutuhan tersendiri.

Material dengan karakter anti-slip dapat dipertimbangkan untuk berbagai area yang sering terkena air, termasuk ruang transisi antara indoor dan outdoor. Material semacam ini juga bisa digunakan pada area komersial seperti hotel, restoran, resort, dan ruang publik.

Ukuran Lantai Juga Penting

Selain permukaan, ukuran material turut memengaruhi tampilan akhir. Material berukuran besar atau big slab bisa membuat bidang lantai terlihat lebih seamless karena jumlah sambungannya lebih sedikit.

Titanium STEP SAFE, misalnya, tersedia dalam format 120 × 240 cm. Ukuran tersebut memungkinkan penggunaan bidang yang lebih luas dengan sambungan yang lebih sedikit.

Namun, ukuran tetap perlu disesuaikan dengan kondisi ruangan agar pemasangannya efektif.

Jangan Kalahkan Fungsi demi Estetika

Pada akhirnya, lantai yang bagus bukan cuma yang enak dilihat. Untuk area basah, fungsi dan keamanan harus ikut diperhitungkan.

Jadi, sebelum membeli, cek karakter permukaan, lokasi pemasangan, ukuran material, dan jumlah sambungannya. Dengan begitu, lantai bukan cuma bikin rumah makin cakep, tetapi juga sesuai dengan kebutuhan ruang.

Disadur dari detik.com


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *