Jaga Niat Baik Wakif Agar Tanah Wakaf Tak Diserobot Mafia

Pemerintah melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus melakukan sertifikasi tanah wakaf agar tanah wakaf diakui oleh negara dan memiliki alas hak yang legal. Raja Juli Antoni selaku Wakil Menteri ATR/BPN menyampaikan, ini juga merupakan upaya menjaga niat baik wakif. Para wakif atau orang yang mewakafkan hartanya berharap tanah wakafnya bisa berbuah amal saleh dan amal jariah pada masa depan. "Oleh karena itu, ini patut dijaga. Jika tidak dijaga dengan baik dapat diambil oleh pihak yang tak bertanggung jawab seperti mafia tanah,” ujar Raja Juli dikutip dari laman Kementerian ATR/BPN, Senin (6/2/2023). Tak hanya itu,… Continue Reading

Sikat Mafia Tanah, Pemerintah Godog Pembentukan Pengadilan Khusus

Kementerian Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) sedang mengkaji wacana pembentukan pengadilan tanah khusus sebagai salah satu upaya pemberantasan mafia tanah yang semakin meresahkan masyarakat.  Hadi Tjahjanto selaku Menteri ATR/BPN menyebutkan, pengadilan tanah memang perlu dibentuk. Namun, hal tersebut masih dalah tahap kajian pihaknya bersama dengan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) RI Mahfud MD. Menurut blio, tak jarang masalah di lapangan berbeda dengan pembahasan pada saat rapat. "Oleh sebab itu, waktu itu kami bicara dengan Pak Menko Polhukam, kemungkinan ada pandangan membuat satu pengadilan masalah pertanahan secara ad hoc karena kan bisa menyelesaikan segala permasalahan yang mirip-mirip,"… Continue Reading

Kenali Ciri-ciri Tanah yang Menjadi Incaran Mafia Tanah

Hadi Tjahjanto selaku Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyampaikan ciri-ciri tanah masyarakat yang menjadi incaran para mafia tanah. Para mafia tanah cenderung mengincar daerah dengan harga jual tanah yang tinggi atau menjanjikan, Hadi menjelaskan. "Para oknum mafia tanah ini biasanya mengincar daerah yang memiliki harga tanah yang tinggi," paparnya dalam Rapat Koordinasi Pencegahan dan Penyelesaian Kejahatan Pertanahan, Rabu (7/12/2022). Selain tanah yang menjanjikan, tentu saja tanah yang masih belum memiliki sertifikat dan yang masih dalam persengketaan juga menjadi incaran para mafia tanah. Karena itulah, Hadi Tjahjanto mengajak kepada seluruh warga masyarakat untuk segera mendaftarkan tanah miliknya… Continue Reading

Pak Menteri Bakal Sikat Oknum Aparat yang Terlibat Mafia Tanah

Hadi Tjahjanto selaku Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyampaikan, jika ada oknum TNI/Polri yang beraksi sebagai mafia tanah dipastikan tiarap. "Apabila ada oknum TNI/Polri, itu pasti akan tiarap. Pasti sudah," tegas Hadi dalam media gathering di Jakarta, Senin (19/12/2022). Menurut Hadi, jika mereka masih memegang jabatan dengan aktif dan enggan untuk tiarap, maka dirinya akan menyodorkan bukti yang ada agar mereka bisa dicopot. "Sehingga, ini menjadi komitmen saya untuk bisa memberantas. Kalau yang pensiunan (TNI/Polri) gampang, pasti kalah. Sehingga, saya sampaikan kuat," ungkap Hadi menambahkan. Hadi menyampaikan, terkait upaya pemberantasan mafia tanah ini, pihaknya mendapatkan dukungandari… Continue Reading

Begini Modus Mafia Tanah di DKI Jakarta

Dwi Budi Martono selaku Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) DKI Jakarta menjabarkan modus tindak kejahatan mafia tanah yang ramai terjadi di wilayah DKI Jakarta. Dari begitu banyaknya modus mafia tanah, sebagian besar pelaku mafia tanah memakai figur pengganti pemegang hak tanah. "Banyak modus, banyak polemik, tapi mayoritas adalah menggunakan figur," terangnya, Rabu (30/11/2022). Biasanya para pelaku mafia tanah ini bersikap seolah-olah dirinya sebagai pemegang hak, kemudian menyambangi Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) untuk melakukan transaksi. "Figur inilah yang akhirnya memindahkan hak seseorang dan melawan hukum," imbuh Dwi Budi. Maka dari itu, pemerintah melalui Kementerian ATR/BPN membuat aplikasi… Continue Reading